5 Cara Move On Setelah Putus

Tak ada seorang pun di dunia ini yang menginginkan hubungannya dengan pasangan harus berakhir di tengah jalan. Putus dengan pasangan memang hal yang paling menyakitkan apalagi kalau kalian sudah menjalaninya selama bertahun-tahun. Rasa sesak dan kecewa pasti ada, tapi bagaimanapun life must go on. Kamu tak boleh terpuruk dan larut dalam kesedihan terus-menerus.

Move on adalah cara yang paling tepat untuk melupakan si dia yang sudah menyakitimu. Walau cukup sulit untuk dilakukan, kamu tetap harus mencobanya. Ada banyak cara move on yang bisa kamu lakukan setelah putus hubungan. Misalnya, merencanakan liburan dengan membeli tiket rute Jakarta Lombok via OTA. Selain liburan, beberapa cara di bawah ini juga bisa dilakukan agar kamu bisa move on dengan sehat setelah putus. Apa saja?

1. Lakukan hal yang kamu inginkan

Ingat, putus hubungan bukanlah akhir dari hidupmu. Maka dari itu, jangan sia-siakan hidupmu hanya untuk menangisi hal yang seharusnya tidak perlu ditangisi. Hidup kamu tidak akan menjadi hampa dan terasa membosankan setelah putus dengan si dia. Tentukan tujuan hidupmu dan carilah kesibukan seru yang bisa dijadikan pelarian. Lakukan saja beberapa aktivitas yang bisa membangkitkan semangat kamu, seperti traveling atau belanja.

Namun sebelum itu, alangkah baiknya untuk melakukan hal lain yang lebih utama. Misalnya, menghapus nomor si dia dari kontak handphone kamu, menghapus semua foto bersama si dia, dan meng-unfollow si dia dari semua media sosial yang kamu punya. Walau terdengar sulit dilakukan, tapi percayalah semua cara tersebut akan memudahkanmu dalam melupakan semua kenangan indah saat dulu bersamanya.

2. Gerakkan tubuhmu!

Jangan hanya karena putus hubungan lantas kamu jadi malas beraktivitas. Salah satu cara terbaik untuk move on adalah dengan berolahraga. Riset pun membuktikan kalau olahraga adalah kegiatan self-help terbaik untuk menghilangkan depresi pascaputus hubungan. Olahraga memproduksi hormon endorfin dan serotonin yang bisa membangkitkan suasana hati. Jadi, segeralah daftar kelas olahraga seperti yoga dan zumba untuk membuat suasana hati kamu menjadi lebih baik.

3. Mengobrol dengan sahabat

Memang sulit kehilangan seseorang yang cukup berarti dalam hidupmu. Namun, percayalah kalau kamu bisa melewatinya. Di saat seperti ini, jangan hanya mengurung diri di kamar dan mendengarkan lagu-lagu galau yang justru semakin membuatmu sedih. Tak ada salahnya untuk menceritakan masalah yang sedang kamu alami ke sahabat terbaikmu. Sahabat bisa dijadikan tempat curhat sekaligus pemberi solusi terbaik ketika kamu sedang mengalami kejadian seperti ini. Mereka juga dapat menghiburmu serta mengenalkan kamu kepada orang-orang baru yang seru. Dengan begini, kamu bisa move on lebih cepat.

4. Ingat batas saat bersedih

Tak bisa dimungkiri kalau move on juga membutuhkan waktu yang tak sebentar. Namun, kamu juga tetap harus mengetahui batasannya. Bila kamu sudah bermalas-malasan di kamar selama tiga minggu dengan pola makan yang tidak sehat, kini kamu perlu beraksi dan mengubah rutinitas tersebut. Ingatlah, terlalu lama menghabiskan waktu untuk bersedih akan membuat otak membiasakan diri dengan pola pikir negatif. Oleh sebab itu, mulailah menjalani rutinitas seperti biasa dan hilangkan semua pikiran negatif yang ada di otakmu.

5. Nikmati status lajang sebelum mencari pasangan baru

Jangan terburu-buru mencari pasangan baru hanya untuk membuktikan kalau kamu sudah move on. Ambil dulu waktu rehat dari segala drama yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan baru. Tak perlu khawatir dengan status lajang, karena kamu bisa melakukan banyak hal dengan status tersebut. Bila kamu bisa menikmati waktu sendiri saat single, kamu pun tidak akan terlalu bergantung dengan pasanganmu nanti.

Yuk, buktikan kalau kamu bisa cepat move on dari si dia. Selamat mencoba!